GUATEMALA CITY - Tunggal putra Guatemala, Kevin Cordon, mendapatkan sambutan meriah ketika tiba di kampung halamannya. Cordon akan diarak keliling kota sebagai penghormatan atas jasanya mengharumkan nama Guatemala.
Sebagaimana diketahui, Cordon menciptakan sejarah bagi Guatemala setelah lolos ke semifinal cabang olahraga (cabor) bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu menuai decak kagum dari berbagai kalangan.

NamuN, kisah indah Cordon terhenti di semifinal oleh pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen, yang akhirnya meraih medali emas. Selain itu, ia juga kalah dalam perebutan medali perunggu oleh wakil Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting.
BACA JUGA: Perenang Berdarah Indonesia Ranomi Kromowidjojo Tak Dapat Satu Medali pun di Olimpiade Tokyo 2020
Namun, publik Guatemala tetap menganggap Cordon sebagai pahlawan. Rencananya, ia akan diarak dari Aeropuerto La Aurora menuju Central Claro, Guatemala, hari ini, Rabu (4/8/2021) waktu setempat.
Melalui akun media sosial @BadmintonGuate, Rabu (4/8/2021), Federasi Badminton Guatemala mengumumkan rencana penyambutan itu. Pernyataan itu juga mewakili rasa terima kasih publik Guatemala terhadap Cordon.
"Terima kasih Kevin Cordon atas usaha dan dedikasi yang diberikan, kami semua bangga. Seluruh rakyat Guatemala berterima kasih atas dedikasi dan kecintaanmu terhadap badminton," tulis Federasi Badminton Guatemala dalam akun media sosial resminya, Rabu (4/8/2021).
Sementara itu, prestasi Cordon menjadi semifinalis tak lepas dari peran pelatih asal Indonedia, Muamar Qadafi. Pelatih asal Solo itu menjadi perhatian setelah mengantar Cordon ke semifinal multiajang terbesar di dunia.

Sebelumnya, Qadafi adalah seorang atlet yang banting setir jadi pelatih. Setelah lepas dari melatih di PB Djarum, ia bertualang ke Amerika Selatan hingga akhirnya menjadi pelatih bulu tangkis di Guatemala.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.