Sebanyak 280 Tenaga Medis Mendaftar Jadi Relawan di Olimpiade Tokyo 2020

Antara, Jurnalis · Kamis 13 Mei 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 43 2409649 sebanyak-280-tenaga-medis-mendaftar-jadi-relawan-di-olimpiade-tokyo-2020-3K7e45hdIS.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

TOKYO – Sekira 280 dokter olahraga beserta tenaga medis bersertifikat melamar 200 tempat yang ingin diisi oleh panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung pada panas ini. Bantuan ini memang terasa penting mengingat pandemi COVID-19 masih menghantui pergelaran pesta olahraga terakbar di dunia tersebut.

Para dokter akan menjadi sukarelawan yang tidak dibayar, dan dengan langkah ini penyelenggara ingin memastikan dampak pada sistem medis di Jepang dapat ditekan seminimal mungkin di tengah pandemi COVID-19.

Pada bulan lalu, penyelenggara mendapat kecaman setelah meminta 500 perawat dari Asosiasi Perawat Jepang untuk memberikan layanan medis selama pertandingan.

Olimpiade Tokyo 2020

Berita terbaru ini diharap akan menjadi penyemangat bagi penyelenggara, meskipun rasa ketidakpercayaan tetap ada di antara petugas medis lokal dan publik karena Jepang menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

Penyelenggara telah membuat permintaan melalui Asosiasi Olahraga Jepang (JSA) untuk para dokter olahraga, yang akan bekerja di sejumlah tempat, termasuk di kampung atlet dan tempat kompetisi.

Baca Juga: Terapkan Protokol Ketat, Sprinter Justin Gatlin Pastikan Tokyo Siap Gelar Olimpiade

Sumber mengatakan para dokter sebagian besar merupakan ahli ortopedi dan dokter gigi, dan akan mengambil bagian dalam tahap awal pemeriksaan klinis.

Dokter olahraga bersertifikat yang dimaksud harus telah memegang lisensi medis selama lebih dari empat tahun dan juga harus telah mengikuti kursus dari JSA. Kegiatan mereka di antaranya akan memberikan layanan medis di turnamen dan melayani sebagai dokter tim.

(mrh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini