KOI Tegaskan Indonesia Masih Punya Kans Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Antara, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 02:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 43 2383581 koi-tegaskan-indonesia-masih-punya-kans-jadi-tuan-rumah-olimpiade-2032-aq7nWw3n1U.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

JAKARTA – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa masih ada peluang untuk memenangi bidding tuan rumah Olimpiade 2032. Meski hingga kini Brisbane, berada satu level di atas Indonesia terkait persiapan pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032.

Menurut Okto, sapaan akrabnya, Brisbane memang telah lebih awal mempersiapkan pencalonan ketuanrumahan Olimpiade 2032 sehingga Komite Olimpiade Internasional (IOC) memilihnya untuk meningkatkan level pembahasan dengan Bribane menjadi dialog tersasar atau preferred dialogue.

Olimpiade Tokyo 2020

Meski begitu, status tersebut, menurutnya, tak menjamin Brisbane akan terpilih menjadi tuan rumah pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Baca Juga: BWF Tak Minta Maaf Kasus All England, Indonesia Adukan Masalah ke Pengadilan Arbitrase Olahraga

“Kenapa Brisbane sudah prefered dialogue? Ya karena mereka lebih awal, sementara kita masuk tahap continuous dialogue (dialog lanjutan),”

“Perlu saya sampaikan, itu bukan penentu karena masih panjang juga perjalanannya,” tutur Okto dalam Seminar Olahraga Nasional yang digelar Siwo PWI Pusat di Jakarta, Rabu.

KOI sebelumnya telah melakukan pertemuan virtual bersama Komisi Future Host IOC membahas kelayakan Jakarta menjadi tuan rumah Olimpiade. Jakarta diajukan karena memiliki kawasan penunjang di sekitarnya, termasuk telah terbukti sebagai bagian penting kesuksesan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Baca Juga: Aprilia Manganang Ternyata Seorang Pria, KOI Pasang Badan jika Ada Protes soal Medali

Okto menyebut pemaparannya itu berhasil meyakinkan IOC meski ada beberapa catatan. Dia yakin Indonesia punya peluang besar terpilih menjadi tuan rumah karena itu akan menjadi yang pertama kalinya pesta olahraga empat tahunan itu digelar di kawasan Asia Tenggara.

Raja Sapta Oktohari

“Perjalanan belum selesai jadi mohon dukungannya. Kita akan bersaing untuk memberikan yang lebih baik, salah satunya dengan komunikasi yang lebih intensif dengan IOC,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini