Mo Farah Ambil Hikmah dari Penundaan Olimpiade Tokyo 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 06:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 43 2224189 mo-farah-ambil-hikmah-dari-penundaan-olimpiade-tokyo-2020-R97yt5FZES.jpg Mo Farah (Foto: Facebook Mo Farah)

LONDON – Atlet lari, Mo Farah, memberikan komentar mengenai keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) menunda gelaran Olimpiade musim panas Tokyo 2020 hingga tahun depan. Farah mengaku penundaan itu tak membuat dirinya pesimis untuk bisa mempertahankan gelar juara dunia lari 10.000 meter yang dimilikinya saat ini.

Sebagaimana diketahui, Olimpiade Tokyo 2020 awalnya dijadwalkan bakal berlangsung pada 24 Juni hingga 9 Agustus 2020. Namun lantaran pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi di penjuru bumi, membuat pesta olahraga terakbar tersebut akhirnya ditunda setahun.

Mo Farah

Meski gelaran Olimpiade Tokyo 2020 ditunda, tidak lantas membuat Farah merasa kecewa. Bahkan atlet lari berusia 37 tahun tersebut justru menilai penundaan Olimpiade Tokyo 2020 justru menjadi keuntungannya tersendiri.

Baca Juga: Kepala IOC Sebut Olimpiade Akan Dibatalkan jika Gagal Digelar pada 2021

Pasalnya, Farah menilai penundaan Olimpiade Tokyo 2020 bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi demi mempertahankan gelar juara dunia lari 10.000 meter. Satu hal yang membuat sedikit kecewa adalah pandemi virus Corona mempersulit dirinya untuk menjalani latihan yang lebih intens.

“Penundaan Olimpiade Tokyo itu sebetulnya menguntungkan buat saya. Saya punya waktu sekitar satu tahun untuk berlatih di trek sekaligus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum Olimpiade itu dimulai,” jelas Farah, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (4/6/2020).

“Akibat pandemi COVID-19, saya tidak bisa pergi ke gym, tidak bisa mengikuti perlombaan dan tidak bisa latihan seperti biasanya. Saya beruntung karena masih punya alat treadmill di rumah, jadi bisa latihan sendiri,” tuntas pemilik medali emas Olimpiade Rio 2014 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini