nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Praveen/Melati Ngaku Selalu di Bawah Tekanan Yuta/Arisa

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 07:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 09 40 2127680 praveen-melati-ngaku-selalu-di-bawah-tekanan-yuta-arisa-W0DHpovxzW.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

FUZHOU – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal mendapatkan tiket ke semifinal Fuzhou China Open 2019. Pasalnya, Praveen/Melati kalah dari wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino pada babak perempatfinal yang berlansung di Haixia Olympic Sports Center, Jumat 8 November 2019, malam WIB.

Melati menerangkan bahwa permainan yang ditunjukkan ia dan Praveen memang tidak sebaik biasanya. Pebulu tangkis berusia 25 tahun itu pun mengakui bahwa mereka selalu berada di bawah tekanan Yuta/Arisa sepanjang pertandingan berjalan.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

Yuta/Arisa tampil lebih baik pada kemarin malam dengan variasi serangan yang dilancarkannya ke daerah permainan Praveen/Melati. Praveen/Melati paling kesusahan meladeni permainan Yuta/Arisa pada set pertama setelah banyak serangan lawan yang gagal dibendung.

BACA JUGA: Tersingkir dari Fuzhou China Open 2019, Jonatan Merasa Under Perform

Praveen/Melati akhirnya kalah 15-21 dari Yuta/Arisa pada set pertama. Dengan tekad untuk bangkit di set kedua, Praveen/Melati memperbaiki permainannya di menit-menit awal sehingga bisa meninggalkan Yuta/Arisa 12-9. Akan tetapi, keunggulan itu gagal dipertahankan Praveen/Melati.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: PBSI)

Tempo permainan meningkat sehingga kejar-mengejar poin terjadi antara kedua ganda campuran tersebut. Praveen/Melati akhirnya harus gigit jari karena pada set kedua mereka kalah 18-21 dari Yuta/Arisa. Kekalahan itu membuat Praveen/Melati menderita kekalahan pertama dari Yuta/Arisa setelah dalam dua pertemuan sebelumnya selalu menang atas wakil Jepang tersebut.

“Dari awal sampai akhir pertandingan, kami selalu di bawah tekanan lawan. Saat sudah leading di set kedua, kami mau membalikkan keadaan tapi belum bisa. Yuta/Arisa nggak gampang dimatikan, ditambah lagi bolanya berat. Ada beberapa pukulan yang tadi harusnya mati, tapi mereka bisa mengembalikan,” ujar Melati, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (9/11/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini