“Pergerakan mereka lebih cepat, mereka unggul di pergerakan. Makanya di gim kedua kami coba ikuti pergerakan mereka, berani ngadu, jangan banyak angkat bola, lebih unggul di bola depan,” sebut Ahsan.

“Saya baru pertama kali mengalami tanding sampai skor 30, kalau koh Hendra kayaknya sih sudah pernah dulu. Tadi sih sudah pasrah ya, karena sudah 29-29, takdirnya menang atau kalah, ya cuma dua itu saja. Sudah unggul jauh tadi, kami terkejar. Di saat kritis tadi, pola pikir diatur juga, ini kan belum game, jadi coba terus,” jelas Ahsan.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.