nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Miliki Lawan di MotoGP, Marquez Bakal Ganti Tim?

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 01:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 11 38 2115854 tak-miliki-lawan-di-motogp-marquez-bakal-ganti-tim-xyHUj5HKS8.jpg Marquez juara dunia MotoGP 2019. (Foto: MotoGP.com)

MARC Marquez (Repsol Honda) seperti tidak memiliki lawan di ajang MotoGP. Terbukti dalam empat musim terakhir (2016-2019), rider 26 tahun itu selalu keluar sebagai kampiun ajang MotoGP. Bahkan dari tujuh musim berkiprah di kelas tertinggi lomba balap motor paling prestisius tersebut, hanya satu kali The Baby Alien –julukan Marquez– gagal menjadi yang terbaik, tepatnya pada 2015.

Hal itu menunjukkan ketangguhan Marquez di atas kuda besi RC213V milik Repsol Honda. Setelah menjadi raja MotoGP dalam kurun tujuh tahun terakhir, adakah keinginan Marquez untuk berganti tim sembari menjajal pengalaman dan tantangan baru?

Marc Marquez

Jika Marquez mengambil opsi di atas jelas sangatlah menarik. Valentino Rossi dapat dijadikan cermin bagi Marquez jika ingin mengambil risiko di atas. Pada 2001-2003, Rossi merajai kelas 500 cc/MotoGP bersama Repsol Honda, tim yang dibela Marquez saat ini.

BACA JUGA: Repsol Honda Targetkan Triple Crown di MotoGP 2019

Sama seperti Marquez saat ini, Rossi begitu dominan. Pada kelas 500 cc 2001, Rossi yang keluar sebagai juara dengan koleksi 325 angka, unggul 106 poin dari Max Biaggi (Yamaha) di posisi dua. Kemudian pada 2002, marjin poin Rossi lebih gila lagi, yang mana unggul 140 poin dari Biaggi di tempat kedua.

Kemudian pada 2003, Rossi yang meraih 357 angka, unggul 80 poin dari Sete Gibernau di tempat kedua. Karena terus-menerus meraih gelar juara bersama Honda, Rossi pun hengkang ke Yamaha pada 2004 sebagai pembuktian diri. Rossi ingin membungkam para pengkritik yang mengatakan dirinya hanya bisa juara bersama Honda.

Valentino Rossi

(Rossi tetap juara meski membela Yamaha)

Ternyata bersama Yamaha pun, Rossi tetap keluar sebagai kampiun pada MotoGP 2004. Saat itu, Rossi meraih 304 angka, unggul 47 poin dari Gibernau di tempat kedua. Karena itu, menarik menanti respons Marquez setelah dominan di ajang MotoGP dalam tujuh tahun terakhir.

Di pengujung 2020, kontrak Marquez bersama Repsol Honda segera berakhir. Sama seperti Rossi, Marquez pun ditantang untuk pindah ke tim lain untuk membuktikan kemampuannya. Jika benar hengkang, Ducati dan KTM berpotensi besar menjadi pelabuhan selanjutnya dari rider 26 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini