Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain Museum Olahraga, Ini Fasilitas Lain yang Ditawarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2017 |10:30 WIB
Selain Museum Olahraga, Ini Fasilitas Lain yang Ditawarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno
Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA – Menyambut gelaran Asian Games 2018, Indonesia yang menjadi tuan rumah, tengah sibuk berbenah mempersiapkan segala keperluannya, termasuk di antaranya adalah pembenahan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pasalnya, stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu akan diplot sebagai tempat upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

Bukan rahasia lagi saat ini SUGBK masih dalam proses renovasi menyambut ajang olahraga paling megah di Asia tersebut. Pasalnya, sukses atau tidaknya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018, juga akan dipengaruhi faktor sarana dan prasarananya.

Dalam hal ini, tentu saja SUGBK berperan sangat besar, mengingat fungsinya sebagai cerminan kesiapan Indonesia menyelenggarakan turnamen berkelas internasional. Project Manager PT Adhi Karya, Wikrama Wardana, mengungkapkan bahwa saat ini renovasi SUGBK telah mencapai 90%.

(Baca juga: Keren! Stadion Utama Gelora Bung Karno Akan Dilengkapi Museum Olahraga)

Diperkirakan renovasi akan selesai seutuhnya pada November 2017. Seperti diketahui bahwa dalam renovasinya kali ini, SUGBK akan menghadirkan berbagai fasilitas baru. Salah satunya adalah pembangunan museum olahraga, yang mana museum tersebut berfungsi sebagai rekam jejak prestasi olahraga Indonesia selama ini.

“Kalau bicara persentase sudah mencapai 90%. Sesuai rencana 26 November nanti sudah selesai,” jelas Wikrama, seperti dilansir dari KORAN SINDO, Rabu (18/10/2017).

Selain pembangunan museum, ada pula perbaikan kursi di stadion. Bila sebelumnya SUGBK memiliki kapasitas untuk menampung 88.083 orang, maka dalam renovasi kali ini stadion akan memiliki jumlah kursi untuk menampung 76.127 orang.

Meski secara jumlah mengalami pengurangan, namun hal tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan penonton. Bangku panjang yang selama ini digunakan akan diganti menjadi flip up. Selain itu, disediakan pula area untuk penyandang disabel sekira 200 kursi.

Selain hal tersebut, ada pula berbagai penambahan lainnya seperti penggunaan kaca anti-peluru, penggunaan CCTV, gate yang menggunakan sistem gelang elektronik, penambahan lampu, serta peningkatan daya listrik stadion.

“Intinya kami ingin membuat penonton bisa lebih nyaman dan aman. Untuk bangku VVIP, tetap seperti sebelumnya, total sekitar 600-700,” ungkap Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha SUGBK, Gatot Tetuko.

Sementara itu, untuk area lapangan sendiri akan menggunakan rumput khusus berjenis zoysa matrella. Rumput tersebut merupakan rumput kelas satu standar FIFA. Kemudian juga, di bawah rumput terdapat sistem drainase yang menjamin lapangan bebas genangan air. Tentu bukan rahasia lagi bahwa lapangan yang becek kerap menjadi masalah dalam persepakbolaan Indonesia. Nantinya, SUGBK juga akan dilengkapi wi-fi, sistem teknologi informasi canggih dan sound system berkekuatan 80.000 watt PMPO.

(Fetra Hariandja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement