JAKARTA - Usaha pantang menyerah diperlihatkan oleh atlet jalan cepat Indonesia, Hendro Yap. Sebelum mengikuti SEA Games 2017, pria berusia 27 tahun ini berlatih keras dengan berpindah tempat untuk beradaptasi.
Seperti diketahui, Hendro merupakan mahasiswa S2 di UCAM, Universida Catolica san Antonio de Murcia. Lantas perjuangannya untuk berlatih ikuti event dua tahun olahraga Asia Tenggara dipersiapkan dengan matang.
"Sebelumnya saya pergi ke Spanyol untuk berlatih sekaligus melanjutkan S2 saya disana. Sekembali dari sana,saya langsung berlatih ke jogja,yaitu tepat nya di gunung kidul Wonosari. Itu dilakukan untuk menyesuaikan cuaca di malaysia yang tergolong panas.Tapi ternyata di Jogja tidak cukup panas untuk menyesuaikan cuaca di Malayasia yang sangat panas dan lembab,"kata Hendro kepada Okezone lewat wawancara eksklusif, Senin (28/8/2017).
Atas usahanya, Hendro berhasil mempersembahkan emas di SEA Games pada nomor 20 km.Ia finis dengan catatan waktu 1 jam 32 menit 11 detik. Hendro juga memecahkan rekor SEA Games yang bertahan selama 18 tahun. Rekor tersebut milik atlet Malaysia, Harbans Singh Narinde yang mencatatkan waktu 1 jam 33 menit 47 detik pada SEA Games 1997.
Atas raihannya itu, pemuda kelahiran 24 Oktober itu mempersembahkan medali emasnya untuk tim atletik. Bahkan ia mengharapkan para atlet bisa terus mencetak rekor di SEA Games.
"Raihan medali emas ini dipersembahkan untuk tim Atletik Indonesia selalu haus akan prestasi. Saya berharap atlet kita dapat berprestasi terus menerus dan dapat mencetak rekor," tambahnya.
Tak lupa juga, Hendro berterima kasih dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesi (PB PASI). Sebab selama persiapan SEA Games, PB PASI banyak memberikan dukungan.
"Selama ini PB PASI telah banyak membina atlet muda untuk bisa berprestasi di event international.
Dan saya salah atlet binaan,"tuntasnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.