WIMBLEDON – Petenis asal Skotlandia, Andy Murray, baru saja memenangi turnamen grand slam Wimbledon 2016. Di babak final yang berlangsung Minggu 10 Juli 2016 malam WIB, pria berusia 29 tahun itu sukses mengalahkan petenis asal Kanada, Milos Raonic, dengan skor 6-4, 7-6 dan 7-6.
Usai kemenangan tersebut, Murray pun memberikan pujian kepada Raonic. Murray menyebut Raonic mengalami perkembangan skill yang luar biasa. Hal itu dapat terlihat ketika petenis berusia 25 tahun tersebut mengalahkan pemegang 17 gelar grand slam, Roger Federer, di semifinal Wimbledon 2016.
Pertandingan berjalan ketat, sebab berlangsung hingga lima set. Raonic mengakhiri laga dengan kemenangan 6-3, 6-7, 4-6, 7-5 dan 6-3. Raonic sendiri memang tampil sensasional sepanjang 2016.
Sebelumnya, Raonic sukses menembus final Australia Terbuka 2016. Namun di partai puncak, Raonic harus takluk dari petenis nomor satu dunia yakni Novak Djokovic.
“Saya bermain sangat baik di laga tadi. Milos (Raonic) sudah terbiasa bermain di lapangan rumput dan sukses mengalahkan Roger Federer di semifinal dengan permainan yang luar biasa,” jelas Murray mengutip dari BBC Sports, Senin (11/7/2016).
“Raonic adalah salah satu petenis dengan etos kerja yang luar biasa. Setiap kali saya menghadapinya, level permainannya selalu meningkat,” urai petenis pemegang tiga gelar grand slam itu.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.