LAS VEGAS – Petinju asal Amerika Serikat, Timothy Bradley, gagal mewujudkan mimpinya untuk mengalahkan salah satu bintang tinju dunia, Manny Pacquiao. Meski kecewa, Bradley mengakui kehebatan yang dimiliki lawannya itu.
Pada laga yang berlangsung di MGM Green Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, tersebut, Pacquiao dipastikan menjadi pemenang berdasarkan keputusan tiga juri yang kompak memberikan skor akhir 116-110. Alhasil, gelar WBO kelas welterweight yang diperebutkan pada kali ini pun menjadi milik Pacman.
Bradley mengaku kecewa dengan kegagalannya. Meski demikian petinju berusia 32 tahun itu menilai Pacquiao memang layak menjadi pemenang dalam duel ketiga yang terjadi di antara mereka tersebut.
“(Pacquiao) sangat cepat, sangat eksplosif. Sulit untuk benar-benar menilainya. Dan dia sangat berpengalaman. Dia menggunakan pengalamannya untuk mengalahkan saya,” kata Bradley, seperti dimuat The Guardian, Minggu (10/4/2016).
Bradley sendiri sejatinya tidak tampil buruk di duel tersebut. Bahkan, ia memulai duel dengan sangat baik pada dua ronde awal. Sayangnya secara keseluruhan, ia memang gagal mengimbangi perlawanan Pacquiao yang memenangkan delapan dari 12 ronde.
(Zanel Farha Wilda)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.