MILAN - Pirelli sebagai pemasok ban tunggal di gelaran balapan Formula One (F1) akhirnya angkat bicara soal tes rahasia yang dilakukan Mercedes. Pirelli menegaskan bahwa tes tersebut takkan menguntungkan satu tim tertentu.
Seperti diketahui, semua berawal dari laporan Ferrari dan Red Bull yang menuding bahwa Mercedes telah melakukan sebuah tes rahasia usai gelaran GP Spanyol. Alhasil, kemenangan Mercedes di GP Monaco pun langsung dikaitkan dengan tes rahasia tersebut.
Bahkan, Federasi Automobil Internasional (FIA) pun langsung turun untuk menginvestigasi akan laporan tersebut. Namun, Pirelli menyatakan bahwa tes tersebut hanya untuk keperluan di musim mendatang.
"Tim tidak memperoleh keuntungan apapun dari pengujian yang dilakukan sebelumnya tentang ban. Pasalnya, uji coba itu dilakukan dengan senyawa dasar, dan 12 struktur berbeda yang belum pernah digunakan pada tahun 2013," pernyataan Pirelli kepada FIA seperti dilansir Planetf1.
"Tidak ada tes dilakukan untuk tujuan meningkatkan mobil tertentu, tetapi hanya untuk menemukan solusi ban pada balapan di tahun depan," sambung pernyataan produsen ban asal Italia ini.
Pirelli juga mengatakan bahwa mereka akan selalu menghormati aturan yang ada di ajang balapan F1 ini. Oleh karena itu, Pirelli takkan melakukan pelanggaran dari aturan yang telah dibuat oleh FIA.
"Pengujian dilakukan dengan memperhatikan kontrak antara Pirelli dengan FIA, yang memberikan kesempatan pada seluruh tim untuk melakukan tes pengujian ban tanpa menentukan jenis mobil yang akan digunakan.”
Namun, Pirelli mengaku perjanjian yang ada di dalam kontrak atau melakukan pengujian dengan seluruh tim “Dalam hal ini, Pirelli sejak tahun 2010 sudah berkomitmen bahwa tidak mungkin dan tidak akan berjalan dengan baik, jika tetap melakukan tes secara bersamaan dengan seluruh tim," tutup pernyataan Pirelli.
(Muhammad Indra Nugraha)