JORGE Martin membandingkan perebutan gelar juara dunia menghadapi dua pesaing terberat yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Mana yang lebih berat menurutnya?
Martin tengah memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 355 poin. Ia unggul 2 angka dari Marquez yang berada tepat satu setrip di bawahnya dengan 5 seri tersisa.
Ketatnya persaingan mengingatkan Martin kepada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2023 dan 2024. Di kedua kesempatan itu, ia terlibat duel sengit dengan Bagnaia, bahkan hingga seri terakhir.
Martin gagal di 2023 tapi berhasil jadi juara dunia pada 2024. Kali ini, pembalap tim Aprilia Racing itu bersaing dengan sosok yang sangat berpengalaman dalam perebutan titel bergengsi.
“Buat saya, tidak ada bedanya. Tapi, tentu saja (lebih berat lawan) Marc. Saya punya pengalaman dua kali juara dunia (Moto3 dan MotoGP), tetapi dia punya sembilan pengalaman,” kata Martin, dinukil dari Crash, Minggu (17/10/2026).
Martinator meyakini pengalaman itulah yang akan jadi keunggulan Marquez. Tapi, ia akan berusaha sekuat tenaga demi gelar juara dunia kedua di kelas premier.
“Jadi, itu bukan keuntungan. Tentu saja, yang saya lihat adalah Marc membuat lebih sedikit kesalahan. Setiap kali Anda bikin kesalahan kecil, dia selalu siap mengalahkan Anda,” kata Martin.
“Saya akan mengusahakan yang terbaik. Saya tidak bisa melakukan lebih dari yang saya bisa. Dan, sejujurnya, menang atau tidak, adalah konsekuensi dari melakukan pekerjaan dengan bagus,” tandasnya.
Terdekat, MotoGP 2026 akan menggelar seri ke-18 di Sirkuit Phillip Island, Ventnor. Balapan bertajuk MotoGP Australia 2026 tersebut dihelat 23-25 Oktober.
(Wikanto Arungbudoyo)