MARC Marquez tak ragu memuji sang adik. Ia mengaku punya bakat yang sedikit lebih baik tapi Alex Marquez memiliki etos kerja yang luar biasa.
MotoGP 2025 menyajikan pertarungan antara Marc dan Alex Marquez. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, ada kakak beradik finis di posisi 1 dan 2 klasemen akhir ajang balap motor itu.
Pada akhirnya, Marc Marquez memang keluar sebagai juara dunia. Tapi, kinerja Alex Marquez sepanjang MotoGP 2025 juga tidak bisa dikesampingkan begitu saja.
“Mungkin saya lebih berbakat (darinya), tetapi dalam hal etos kerja, pengorbanan, dan usaha, Alex mungkin lebih dari saya,” puji Marc Marquez, dinukil dari Motosan, Minggu (23/8/2026).
Lebih lanjut, pria berusia 33 tahun itu mengakui beberapa peran penting Alex Marquez bagi kariernya. Salah satu yang diingatnya, adalah saat menderita cedera parah pada kurun 2020-2022.
Di masa-masa itu, Marc Marquez hampir saja mengalihkan perhatian dari MotoGP. Keberadaan Alex Marquez lah yang membuatnya tetap terhubung dengan ajang balap motor itu.
Kemudian, Alex Marquez menyarankan agar sang kakak mengikuti jejaknya pindah ke Gresini Racing pada 2024. Saran itu kemudian terbukti jitu mengembalikan sentuhan dan api kompetitif dalam dirinya.
“Dia membantu saya tanpa mengetahuinya. Saya masih mengikuti MotoGP seperti halnya saya ada di sana, karena Alex ada di sana. Karena dia, saya tidak kehilangan koneksi dengan balap motor. Hal-hal semacam itu bisa membuat perbedaan,” papar Marc Marquez.
“Seseorang yang tidak menginginkan yang terbaik buat saudaranya akan bilang begini, ‘Jangan datang ke sini (Gresini).’ Sebagian besar kariernya tidak mendapat apresiasi yang seharusnya,” tutup juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)