JAKARTA - PBSI telah melaporkan kemungkinan besar Indonesia Open 2023 akan menjadi turnamen terakhir yang akan digelar di Istora Senayan. Mendengar kabar tersebut, tunggal putra asal Taiwan, Chou Tien Chen mengaku sedih dan akan merindukan bermain di Istora Senayan.
Bagi Chou Tien Chen, bermain di Istora Senayan selalu menyenangkan, bahkan ia dijuluki Istora Boys oleh para pencinta bulu tangkis Tanah Air. Namun, julukan tersebut tampaknya takkan berlangsung lama karena Indonesia Open akan dipindahkan ke Indonesia Arena yang juga masih berlokasi di Gelora Bung Karno (GBK).
"Saya akan merindukan panggilan ini 'Istora Boys' agak sedih pindah tempat," ucap Chou Tien Chen kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia, Senin (12/6/2023).
Sebagai pemain yang memiliki nasib baik dengan Istora dan punya titel Istora Boys, Chou Tien Chen merasa sedih. Bahkan ia akan sangat merindukan panggilannya sebagai Istora Boys.
Kendati demikian, Chou Tien Chen mencoba mengambil sisi positif dari pindah venue tersebut. Menurutnya ini bisa menjadi atmosfer baru untuk gelaran Indonesia Open pada tahun depan.
"Tapi pindah stadion mungkin bisa dapat fans baru, kompetisi baru, feeling baru. Saya rasa akan lebih besar. Jadi kita bisa lakukan hal baru dan match baru," lanjut pemain berusia 33 tahun itu.
Salah satu tahun yang sangat dikenang Chou Tien Chen di Istora Senayan adalah 2019. Pada tahun tersebut, ia keluar sebagai juara dan merebut titel perdananya di kelas Super 1000. Kala itu, ia berhasil mengalahkan Istora Boys lainnya yakni Anders Antonsen asal Denmark dengan skor 21-18, 24-26, 21-15.
"Tentu saja saat menang Indonesia Open di 2019 dan ada miss judgement di match itu untuk saya dan itu gelar Super 1000 series perdana untuk saya. Saya sangat senang. Saat itu pelatih saya juga dari Indonesia (Harry Hartono)," sambung Chou Tien Chen.
Pada tahun ini, Chou Tien Chen pun kembali mendapat sorotan dari publik Istora. Hal itu terlihat pada laga perdana hari ini saat bertemu Christo Popov dari Prancis. Ia mendapat sorakan ea-ea dari publik Istora.
"Amazing. saya selalu rindu ea-ea nya. Saya mencoba menikmati. Saya senang bisa datang lagi. Sangat gila. Mereka most best fans," imbuh Chou Tien Chen.
Pada babak pertama ini, Chou Tien Chen sukses merebut kemenangan atas Popov. Ia menang tiga gim dengan skor 15-21, 22-20, 21-1.
(Rivan Nasri Rachman)