CEO McLaren itu pun mengirim surat ke FIA yang berisi tuntutan agar semua tim yang melanggar bukan hanya diberi sanksi denda. Tapi juga penalti olahraga yang berdampak pada posisi tim dan pembalapnya di kejuaraan.
"Pelanggaran pengeluaran berlebihan, dan mungkin pelanggaran prosedural, merupakan kecurangan dengan menawarkan keuntungan signifikan di seluruh peraturan teknis, olahraga, dan keuangan," tulis surat tersebut dikutip laman Metro, Selasa (18/10/2022).
“Intinya adalah setiap tim yang telah melebih-lebihkan telah mendapatkan keuntungan yang tidak adil baik dalam pengembangan mobil saat ini dan tahun berikutnya,” lanjutnya.
“Kami tidak merasa hukuman finansial saja akan menjadi hukuman yang cocok. Perlu ada penalti olahraga dalam hal ini, seperti yang ditentukan oleh FIA,” tandasnya.
“Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk sangat tegas dalam menerapkan aturan demi integritas dan masa depan F1,” tutup surat itu.
(Dimas Khaidar)