Tak mau kalah, Febriana/Amalia mengamuk pada game kedua. Mereka tampil trengginas dengan permainan menyerang yang efektif yang membuat mereka tancap gas dengan keunggulan 5-2.
Setelah itu, pasangan Merah-Putih terus menjaga jarak dengan memimpin 9-6, meski Lambert/Tran sempat mendekat dengan selisih satu angka, yakni 9-10. Namun, smash keras yang dilancarkan oleh Ana tak mampu dikembalikan oleh Tran. Hal itu membawa mereka unggul 11-9 pada interval.
Usai rehat, pertandingan berjalan semakin menarik. Kedua pasangan saling jual beli serangan dalam permainan yang cepat. Lambert/Tran pun bisa menyamakan kedudukan di angka 15-15.
Setelah itu, Ana/Tiwi sempat kembali memimpin dengan menginjak angka 19 lebih dulu. Namun sayang, mereka lengah di poin-poin kritis hingga akhirnya Lambert/Tran membalikkan keadaan menjadi 19-21 yang sekaligus menutup game kedua.
(Djanti Virantika)