“Akan tetapi sayangnya, pengunduran ini (Olimpiade Tokyo) satu tahun akan menghasilkan kesulitan yang lebih besar daripada yang dipikirkan semua orang,” sambung perenang yang sepanjang kariernya telah meraih 23 medali emas dalam empat Olimpiade tersebut.
“Perenang terbaik akan saling bersaing dan Anda akan melihat beberapa perenang tercepat. Tapi rekor dunia? Saya kira tidak ada. Dengan ditutupnya semua kolam, seseorang harus hampir sempurna selama sisa persiapan untuk menciptakan peluang itu.”
Baca Juga: Atlet Dilarang Berpelukan atau Tos di Olimpiade Tokyo
“Pendekatan mental akan sangat terganggu. Beberapa orang mungkin tidak bisa melupakan itu. Setiap orang bersikeras bahwa kesehatan fisik kita sempurna, tetapi kesehatan fisik dan mental kita harus diperlakukan sama,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)