"Tokoh utama, sampai beberapa tahun terakhir, hampir selalu menjadi milik Valentino, lalu baru pembalap lainnya. Karena itu, semua yang Anda lakukan tidak terlihat dengan cara yang sama. Ketika Anda melakukan hal yang sama seperti Valentino, Anda mendapat penilaian berbeda," tukasnya.
Namun, Rossi tidak bisa selamanya memerankan tokoh utama di MotoGP karena performa The Doctor mulai menurun dalam beberapa musim terakhir ini. Rossi bahkan sudah lama tidak menjadi pembalap tercepat dalam balapan.
Pembalap asal Italia itu terakhir kali meraih kemenangan di MotoGP Belanda 2017. Sejak saat itu, prestasi terbaik Rossi adalah finis di tiga besar.
Rossi pun mengukir pencapaian terburuk dalam karier balap profesionalnya pada musim lalu. Pembalap berumur 41 tahun itu finis ke-16 di klasemen akhir karena hanya mampu mengumpulkan 66 poin. Hal itu menunjukkan Rossi semakin mendekati masa pensiun sehingga harus ada pembalap lain yang mengisi perannya kelak.
(Rachmat Fahzry)