JEREZ – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, berjanji untuk memperbaiki kekurangan pada motornya saat MotoGP Spanyol 2020, Minggu 19 Juli malam WIB, di Sirkuit Jerez-Angel Nieto. Walau gagal finis, tim berhasil mengumpulkan data yang cukup banyak untuk perbaikan.
Pekan balapan MotoGP Spanyol 2020 memang tidak berlangsung mulus bagi Valentino Rossi. Pembalap berusia 41 tahun itu gagal mencetak waktu yang konsisten pada sesi latihan bebas. Catatan waktunya hanya mentok di angka 1 menit 37 detik, ketika pembalap lain bisa menembus 1 menit 36 detik.
Cuaca panas serta ban yang performanya kurang maksimal membuat Valentino Rossi gagal melesat di Sirkuit Jerez-Angel Nieto. Celakanya, ketika masalah ban belum terpecahkan, The Doctor justru harus gagal finis karena masalah teknis lainnya yang belum terungkap.
Baca juga: Rossi Jelaskan Persoalannya di Seri Perdana MotoGP 2020
“Setelah beberapa putaran, saya merasakan masalah dengan ban belakang karena kehilangan daya cengkeram dan performa motor. Setelah itu, sayangnya, saya memiliki masalah dengan motor. Ketika ada peringatan, saya langsung berhenti di lintasan lurus,” ujar Valentino Rossi, dikutip dari laman resmi Yamaha MotoGP, Selasa (21/7/2020).
Pria asal Italia itu menjanjikan perbaikan performa pada seri berikutnya MotoGP Andalusia 2020, yang juga berlangsung di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Minggu 26 Juli malam WIB. Bagi Valentino Rossi, ini adalah situasi yang aneh.
“Ini adalah situasi yang aneh karena kami akan membalap dua kali di tempat yang sama. Dari satu sudut pandang, ini sangat aneh, tetapi dari sisi lain, kami bisa mengambil data dan berusaha membuat segalanya lebih baik serta mencari solusi,” imbuh pembalap bernomor motor 46 tersebut.
Terkait solusi masalah ban, Valentino Rossi kurang yakin dengan data telemetri milik Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Sebab, masalah yang sama selalu dirasakan juara dunia MotoGP tujuh kali itu setiap turun mengaspal.
“Ya, kami bisa melihat data mereka, dan tentu saja itu akan selalu menarik. Namun, kami selalu mengalami masalah dengan semua ban, dan setelah beberapa putaran, saya selalu dalam masalah. Jadi, untuk saat ini, data mereka tidak bisa menyelamatkan kami,” tukas Valentino Rossi.
Masalah ban yang membelit Valentino Rossi sesungguhnya bukan hal baru. Itu sudah terjadi sejak MotoGP 2019. Menurut Direktur Roda Dua Michelin (pemasok tunggal ban MotoGP), Piero Taramasso, problem tersebut diakibatkan oleh gaya balap Vale sendiri.
Namun, hal itu dibantah oleh Valentino Rossi. Kendati sepakat bahwa dirinya harus mencari solusi sendiri, ia tidak yakin masalah itu diakibatkan gaya balapnya sendiri. Sebab, problem yang sama juga terjadi pada Andrea Dovizioso, yang memiliki gaya menikung mirip dirinya.
(Ramdani Bur)