“Saya lebih pilih mengakhiri musim sebagai runner up dan membuktikan bahwa semua pebalap di atas motor kami bisa menang, ketimbang menang terus-terusan dengan satu pembalap saja sementara pembalap lain bahkan tak bisa mendekat,” ucap Domenicali, seperti dikutip dari Crash, Sabtu (25/1/2020).
Baca Juga: Manajer Ducati Optimis Desmosedici GP20 Akan Kompetitif
“Menang dengan satu hanya mengandalkan satu pembalap saja membuktikan bahwa performa sebuah motor secara dramatis hanya terikat dengan salah satu pembalap saja. Menang memang penting,” sambung pria berkebangsaan Italia tersebut.
“Akan tetapi saya merasa bahwa pabrikan yang selalu dan hanya menang dengan satu pembalap, sementara pembalap kedua mereka sulit masuk 10 besar, tak dapat banyak manfaat untuk keuntungan perusahaan seperti Ducati,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)