CALIFORNIA – Waktu 2,5 tahun tidak memenangi balapan bisa dikategorikan sebagai aib untuk pembalap sekaliber Valentino Rossi. The Doctor tidak pernah lagi merasakan manisnya kemenangan sejak MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 25 Juni 2017, atau sudah 46 balapan beruntun.
Banyak yang beranggapan kalau taji Valentino Rossi sudah mulai terkikis seiring pertambahan usia. Namun, tidak demikian halnya dengan Wayne Rainey. Legenda balap motor berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu yakin, Valentino Rossi masih lebih dari sekadar mampu untuk memenangi balapan.
Baca juga: Rossi Sebenarnya Ingin Pensiun di 2011
Menurutnya, pembalap berusia 40 tahun itu secara perlahan mulai mengubah pendekatan ketika memasuki pekan balapan. Rossi diyakini sudah tidak lagi berambisi mencatat waktu tercepat pada sesi latihan, tetapi sangat serius ketika memasuki waktu lomba.
“Rossi masih bisa menangi balapan. Menurut saya, dia masih selalu menyiapkan diri dengan baik untuk balapan di Hari Minggu. Dia tidak harus selalu jadi yang tercepat di tes, latihan, atau kualifikasi. Persiapannya benar-benar difokuskan hanya untuk balapan,” kata Wayne Rainey, disitat dari Motorsport Total, Rabu (1/1/2020).
“Dia sudah membalap untuk waktu yang lama dan tahu persis Hari Minggu adalah yang paling penting. Rossi masih tahu caranya menangi balapan. Soal menjadi juara dunia lagi, itu lain cerita karena sudah banyak pembalap yang sangat lapar gelar juara,” imbuh lelaki berusia 59 tahun tersebut.
Valentino Rossi sendiri menganggap MotoGP 2020 sebagai musim yang krusial untuk menentukan masa depannya. Mengingat kontrak akan habis pada penghujung tahun depan, pria asal Italia itu ingin melihat sejauh mana tingkat kompetitif motor Yamaha untuk mengantarnya kepada gelar juara.
(Ramdani Bur)