AALST – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, kembali membantah anggapan bahwa motor Honda RC213V hanya cocok untuk Marc Marquez. Ia lantas membeberkan fakta bahwa Honda selalu membangun motor yang mudah dikendarai lewat raihan gelar juara dunia dalam 18 tahun terakhir.
Berdasarkan penuturan Alberto Puig, Repsol Honda merebut 10 gelar juara dunia dalam 18 tahun terakhir dengan empat pembalap berbeda. Diawali Valentino Rossi pada 2002, kemudian diteruskan mendiang Nicky Hayden pada 2006, Casey Stoner pada 2011, dan terakhir Marc Marquez.
Baca juga: Marquez Tak Mau Terlalu Banyak Kasih Tips ke Alex
Alberto Puig mengatakan, anggapan soal Honda hanya membangun motor yang cocok dengan gaya balap Marquez dengan sendirinya terbantahkan. Sebab, anggapan itu hanya omong kosong belaka. Jika dibandingkan dengan pabrikan lain, maka jumlah pembalap juara dunia itu jauh lebih banyak.
“Faktanya, dalam 18 tahun terakhir Honda memenangi 10 gelar juara dengan empat pembalap berbeda. Yamaha hanya melakukannya dengan dua pembalap (Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo) dan Ducati hanya sekali (Casey Stoner),” tutur Alberto Puig, dikutip dari Motorsport, Kamis (12/12/2019).
“Dengan fakta itu, setidaknya kami bisa bilang motor paling mudah dikendarai adalah Honda, karena sudah mengantar empat pembalap menjadi juara dunia. Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan tim lain, tetapi kami juga tidak terlalu memperhatikan,” sambung pria asal Spanyol itu.
Sekilas, pernyataan Alberto Puig itu memang benar adanya. Namun, jika ditilik lebih dalam, jumlah gelar juara dunia seorang Marc Marquez (lima kali) bersama Honda menyamai gabungan titel juara milik Valentino Rossi, Nicky Hayden, dan Casey Stoner! Jumlah itu bahkan hanya diraih dalam waktu enam tahun terakhir.
(Fetra Hariandja)