CLARK – Lima kelas akan dipertandingkan pada cabang olahraga (cabor) kurash di SEA Games 2019 yang juga menyediakan lima keping medali emas. Dari lima kelas yang akan digelar pada Minggu (1/12/2019) di San Fernando Hall, Clark, Filipina, Indonesia membidik satu emas lewat Khasani Nzamu Shifa.
Kelima atlet kurash Indonesia yang akan tampil Maria Magdalena Ince (52kg putri), Dini Febriany (57kg putri), Khasani Nzamu Shifa (63kg Putri), Dhifa Alfais (90 Kg Putra), dan Peter Taslim (+90kg Putra). Manajer Timnas Kurash Indonesia, Deni Zulfendri, menargetkan Khasani Nzamu Shifa dapat membawa pulang medali emas.
Baca juga: 2 Bus Pengangkut Atlet Tabrakan dalam Perjalanan Menuju Upacara Pembukaan SEA Games 2019
"Hari pertama cabor kurash mempertandingkan lima kelas dengan menggunakan sistem round robin dan langsung memperebutkan medali emas. Dan, kita menjagokan Khasani Nzamu Shifa bisa mewujudkan target satu emas itu," kata Manajer Timnas Kurash Indonesia, Deni Zulfendri di Clark, Filipina, Minggu (1/12/2019).
Harapan Deni itu cukup beralasan. Sebab, Khasani Nzamu Shifa merupakan peraih perunggu pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Meski begitu, keempat atlet lain juga tetap diharapkan dapat menyumbangkan medali di kelas masing-masing.
"Kita memang menjagokan Khasani Nzamu Shifa karena prestasinya di Asian Games 2018 untuk menghadapi persaingan keras dari atlet tuan rumah Filipina, Vietnam, dan Thailand. Namun, bukan berarti atlet kurash lainnya tidak punya peluang," pungkasnya
Ketika disinggung masalah kondisi fisik, Deni menyebut tidak ada masalah meskipun mereka melakukan perjalanan panjang untuk menuju Clark. Ia yakin, kondisi fisik para atlet sudah kembali normal sehingga siap tempur.
(Fetra Hariandja)