AALST – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengharapkan rekan setimnya itu tidak segera mengakhiri kariernya di kelas MotoGP pada akhir musim 2018. Meski pada musim depan kebersamaan di tim asal Jepang itu akan berakhir, tetapi Marquez masih ingin melihat Pedrosa mengaspal di MotoGP 2019.
Keputusan pembalap berusia 32 tahun itu untuk pergi dari Honda juga diprediksi dengan keinginannya untuk pensiun dari MotoGP. Akan tetapi Marquez tetap berharap hal itu tidak akan terjadi, karena masih ada pilihan yang membuatnya bisa berlaga di MotoGP 2019.
Memang kursi untuk tampil sebagai pembalap tim pabrikan di MotoGP 2019 kini sudah tertutup bagi Pedrosa. Pasalnya tim pabrikan yang berlaga di MotoGP 2019 sudah memiliki pembalap mereka masing-masing.
Baca juga Merasa Sudah Dewasa, Marc Marquez Ingin Pergi dari Rumah
Meski begitu, Marquez merasa opsi untuk menjadi pembalap tim satelit Yamaha bisa menjadi pilihannya. Itu merupakan satu-satunya opsi terbaik yang bisa dimiliki Pedrosa untuk bisa bergabung bersama tim satelit Yamaha yang nantinya akan didukung oleh Petronas.
“Apa yang saya rasakan adalah dia akan terus berlanjut. Untuk melanjutkan MotoGP dengan proyek yang bagus, ia hanya memiliki satu opsi dan semua orang tahu opsi ini. Tapi hanya itu yang saya rasakan, saya tidak tahu,” ungkap Marquez, mengutip dari Autosport, Selasa (26/6/2018).
Kepergian Pedrosa membuat posisinya di Repsol Honda kini digantikan Jorge Lorenzo untuk MotoGP 2019. Sementara pembalap berjuluk The Little Spaniard untuk masih belum memiliki keputusan yang jelas terkait masa depannya.
(Fetra Hariandja)