Sayangnya nomor tunggal putri masih belum berhasil meloloskan wakilnya ke semifinal. Menanggapi hal ini, Wiranto berharap semoga kedepannya tunggal putri Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain.
"Bukan kebobolan, ini sebenarnya kami masih memperhitungkan dan kami juga sedang mencoba-coba untuk talenta pemain lapis kedua. Tunggal putri mudah-mudahan dapat melaju jadi pemain dunia. Kalau kita lihat pemain tunggal putri dunia sekarang sudah seperti laki-laki tenaganya, permainannya, badannya, gerakannya, kita juga harus kesana. Ada beberapa bibit, saya kira nanti bisa mengimbangi," ujar Wiranto.
Untuk mengejar ketertinggalan itu, Wiranto menyebut saat ini pihaknya memiliki program untuk mengakselerasi kemampuan pemain.
"Apalagi dengan adanya sport science kami bisa mempelajari gaya pemain lewat komputer, lewat satu analisis dijital. Saya kira hal ini bisa mendongkrak pemain junior kami untuk dapat masuk ke kelas dunia, selain rajin mengirimkan pemain ke tingkat dunia," ucap Wiranto menambahkan.
(Ramdani Bur)