Pelatih NSH Wahyu Widayat Jati mengakui kekurangan timnya. Pelatih yang akrab disapa Cacing ini menyebut NSH memang kurang amunisi di Perbasi Cup 2017. Mereka pun hanya diperkuat seorang pemain asing yaitu Brachon Griffin karena big man impor belum tiba di Indonesia.
"Agak berat memang dengan skuat yang sekarang. Peluru kami pas-pasan di Perbasi Cup ini," tutur Wahyu. Oleh sebab itu, untuk mengarungi Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017-2018, NSH berencana merekrut pemain tambahan.
"Saya mau seorang point guard dan big man lokal. Sekarang masih melihat ketersediaan pemain yang bisa direkrut, disesuaikan dengan kemampuan finasial tim," ujar Wahyu.
Dari laga SM kontra NSH, big man impor Dior Lowhorn menjadi yang terbaik di SM dengan membuat 18 poin, 12 rebound dan satu assist. Di kubu NSH, angka tertinggi dikumpulkan oleh Brachon Griffin dengan 23 poin, 11 rebound dan empat assist.
(Ramdani Bur)