JAKARTA – Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, menilai performa para pemain pelatnas di dua turnamen Eropa sangat memuaskan. Kedua turnamen tersebut adalah Denmark Open Superseries Premier 2017 dan Prancis Open Superseries 2017.
Pada turnamen tersebut, Indonesia total mengoleksi dua gelar juara yang dibawa dari Prancis Open 2017. Dua gelar didapat dari nomor ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri.
Sementara pada Denmark Open, Indonesia menempatkan satu finalis yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Serta dua semifinalis yakni Tontowi/Liliyana dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.
Baca juga Raih 2 Gelar Juara di Prancis Open Superseries 2017, Indonesia Geser Dominasi China
Pencapaian ini dirasa Susy sangatlah baik terutama di nomor ganda putri yang pecah telor selama 20 tahun terakhir. Maka, peraih emas Olimpiade 1992 itu berharap raihan ini bisa dipertahankan dapat menular nomor lainnya.
“Hasil di Denmark dan Prancis sangat baik, karena kami mampu merebut dua gelar Superseries dan khususnya di ganda putri yang sudah 20 tahun tidak juara di Prancis,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Kamis (2/11/2017).
“Semoga hasil ini memberi semangat baru dan menular ke atlet sektor lain, agar dapat memacu diri, kerja keras, untuk dapat menghasilkan prestasi terbaik di kejuaraan-kejuaraan penting yang akan datang,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)