ODENSE – Melakoni babak semifinal Denmark Open 2017, tersaji ‘perang saudara’ yang mempertemukan dua pasangan ganda putra Indonesia. Mereka adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhadapan dengan Angga Pratama/Ricky Karanda.
Meski marcus/Kevin memiliki jam terbang lebih banyak dan telah menorehkan banyak prestasi bergengsu, namun hal itu nyatanya tak menyrutkan niat Angga/Ricky untuk memetik kemenangan. Terbukti pada game pertama laga berlangsung ketat, meski Angga/Ricky kalah dengan skor 18-21.
(Baca juga: Meski Terhenti di Semifinal Denmark Open 2017, Tontowi/Liliyana: Kami Ingin Terus Tampil Konsisten)
Memasuki game kedua, Angga/Ricky mencoba keluar dari tekanan dan memberi serangan balasan. Namun demikian, Marcus/Kevin justru menampilkan permainan cepat, yang mana hal tersebut justru membuat Angga/Ricky sering melakukan kesalahan. Pada akhirnya, game kedua pun dimenangkan Marcus/Kevin dengan skor 11-21.
Menyikapi kekalahannya tersebut, Angga menjelaskan bahwa ia bersama dengan Ricky telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan Marcus/Kevin. Namun begitu, diakui oleh keduanya bahwa Marcus/Kevin memang bermain dengan lebih baik.
“Kami sudah berusaha maksimal, memang kami masih kalah. Marcus/Kevin mempercepat tempo permainan di game kedua dan kami malah banyak error,” ucap Angga, seperti diberitakan laman resmi PBSI, Minggu (22/10/2017).
“Marcus/Kevin memang lebih siap, karena mereka sudah dapat rasa percaya dirinya. Sedangkan kami pelan-pelan baru mau naik lagi performanya. Mudah-mudahan kami bisa bermain lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” sambung Ricky.
(Fetra Hariandja)