“Tidak ada pressure buat kami menyandang peraih medali emas olimpiade. Soal cedera saya, memang ada pengaruhnya, jadi tidak bisa 100 persen. Namun ini bukan alasan utama kekalahan kami, tetapi memang dari segi permainan saja. Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan performa kami, minimal semifinal tiap turnamen, jangan sampai kurang dari semifinal,” jelasnya.
Baca juga: Menang Straight Game atas Angga/Ricky, Marcus/Kevin Melangkah ke Final Denmark Open 2017
“Namanya pertandingan, tentu ada yang menang dan ada yang kalah, yang penting kami sudah berusaha yang terbaik. Kan nggak harus kami terus yang juara,” kata pemain berusia 32 tahun itu.
Di tahun ini, Tontowi/Liliyana berhasil menyabet gelar Juara Dunia 2017. Tak hanya itu, Owi/Butet juga tampil sebagai juara Indonesia Open Superseries 2017. Kedua turnamen itu diperoleh usai mengalahkan lawan yang sama, yakni Siwei/Qingchen.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)