“Saya tidak bisa berkata-kata untuk menggambarkan perasaan saya dan apa yang dibutuhkan untuk sampai ke sini. Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya, Saya kini merasakan dua semifinal dan ini final Grand Slam saya bisa saja pingsan. Cara hingga bisa berada di sini adalah kerja keras,” kata Stephens mengutip dari BBC Sport, Jumat (8/9/2017).
Baca Juga: Wih, Catatan 36 Tahun Terulang Kembali di Tunggal Putri AS Terbuka
Kendati berhasil mengalahkan seniornya yang sudah dua kali meraih gelar juara AS Terbuka, Stephens tetap mengacungi jempol. Petenis kelahiran Florida itu menilai Venus merupakan petenis hebat yang memiliki kemampuan luar biasa.
“Saya berusaha tampil tangguh mengatasinya, Saya ke belakang, kami memainkan beberapa poin luar biasa di set ketiga. Saya merasa terhormat bisa bermain dengan salah satu petenis hebat. Ia pemain luar biasa dan elegan,”tuntas sosok berusia 24 tahun tersebut.
(Fetra Hariandja)