LESMO – Rekan setim Valentino Rossi di Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, ogah jatuh lagi dari motor YZR-M1. Untuk menghindari kejadian buruk tersebut, X-Fuera –julukan Lorenzo– akan berhati-hati setiap mentas di atas sirkuit.
Setelah memenangi GP Qatar di Sirkuit Losail, Lorenzo gagal finis di seri kedua MotoGP 2016 yang dilangsungkan di Sirkuit Termas de Rio Hondo. Saat itu rider berusia 28 tahun tersebut terjatuh pada lap keenam dan gagal finis.
Karena itu pada seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Austin, Senin 11 April 2016 dini hari WIB, Lorenzo sangat berhati-hati. Terbukti ketika banyak pembalap seperti Valentino Rossi, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso gagal finis karena terjatuh, Lorenzo berhasil menyelesaikan balapan di posisi dua.
“Saya menyesal telah jatuh di Argentina, namun saya tak dapat mengubahnya. Lihat banyak pembalapan terjatuh di Austin, beruntung saya tidak ikut terjatuh,” jelas Lorenzo mengutip dari Crash, Kamis (14/4/2016).
“Saya tidak ingin terjatuh lagi. Saya yakin akan kembali ke trek dan cukup kuat untuk memenangi balapan,” urai Lorenzo.
Saat ini Lorenzo masih berjuang keras menjadi kampiun MotoGP 2016. Hingga tiga seri awal MotoGP 2016, Lorenzo duduk di posisi dua, terpaut 21 angka dari Marc Marquez yang memimpin klasemen.
(Ramdani Bur)