ASSEN – Usai kembali meraih hasil podium kedua musim ini, pembalap Ducati, Andrea Dovizioso memuji kinerja tim yang telah membantunya di sirkuit Dutch TT kemarin. Ia pun tak sungkan mengakui kekalahannya atas Marc Marquez.
Memulai perlombaan dari baris ketiga, Dovi-panggilan Dovizioso- berhasil melakukan sebuah start sempurna. Sesaat setelah melewati tikungan pertama, pria Italia tersebut berhasil mengungguli para pembalap lainnya, termasuk sang juara, Marquez. Sebelum kembali di salip oleh Baby Alien-julukan Marquez.
Dovi kembali memimpin setelah para joki mengganti motor mereka di lap keenam, bahkan riders berusia 28 tahun tersebut sempat unggul 3,5 detik dari Marquez. Namun lagi-lagi joki Honda Repsol tersebut kembali membalapnya.
“Kinerja berkurang tidak begitu drastis tetapi Marquez memiliki kecepatan yang lebih baik dan saya tidak memiliki kesempatan untuk mencoba dan mengikutinya. Saya sudah mencoba untuk mendekatinya (Marquez) selama dua lap, tetapi finis di tempat kedua sudah melebihi target kami,” kata Dovizioso, kepada Crashnet.
“Kondisi trek basah dan membuat kami (riders) tampil begitu hati-hati dan warna aspal sedikit membingungkan apakah itu dalam kondisi basah atau kering. Kerena hampir tak ada perbedaan dalam warna aspal,” tambahnya.
Masih menurut riders bernomor 04 ini, kondisi cuaca yang berubah-ubah membuat dirinya mengurungkan diri untuk memberikan tekanan kepada Marquez.
“Saya rasa 26 lap terlalu panjang untuk kami. Kondisi lintasan begitu cepat berubah dari basah ke kering tanpa kami sadari. Saya sebenarnya dapat memberikan tekanan kepada Marquez tetapi hujan turun lagi, membuat saya mengurungkan niat melakukannya,” lanjut Dovi.
“Sesungguhnya hasil podium ini sangat penting bagi kami tetapi kami tidak dapat melaju secepat yang kami inginkan,” paparnya, Minggu (29/6/2014).
Sebagai informasi tambahan, hasil podium Dovizioso Grand Prix (GP) Belanda adalah raihan kedua kalinya dalam musim ini. Sebelumnya ia juga meraih podium di atas sirkuit Austin, Amerika Serikat pada bulan April lalu.
(Fetra Hariandja)