AJANG balap Moto3 tengah dihebohkan oleh putusan Pengadilan Tinggi Internasional FIM yang mengabulkan banding tim Leopard Racing atas sanksi kontroversial pada awal musim 2026. Keputusan tersebut secara resmi memulihkan poin dan podium milik sang pembalap, Adrian Fernandez Gonzalez, yang sebelumnya didiskualifikasi dari enam seri awal akibat tuduhan pelanggaran teknis pembukaan segel mesin.
Kemenangan di meja hijau pada Kamis 15 Oktober 2026 ini mengakhiri masa-masa sulit bagi adik kandung pembalap MotoGP, Raul Fernandez, tersebut. Sanksi berat sebelumnya telah membatalkan raihan podium kedua yang ia raih di GP Spanyol dan GP Prancis, yang sempat memukul perolehan poin serta mental bertandingnya.
Pembalap kelahiran Madrid, 31 Januari 2004, ini merupakan salah satu talenta muda Spanyol yang amat kompetitif. Memiliki tinggi 168 cm dan berat 60 kg, karier balapnya telah terasah sejak menjuarai ajang Spanyol kelas 80cc pada 2016, sebelum menembus European Talent Cup dan FIM CEV Moto3.
Adrian melakukan debutnya di Moto3 pada GP Portugal 2020 sebagai pembalap pengganti, lalu tampil penuh pada musim 2021 bersama Max Racing Team. Sepanjang kariernya, pembalap berusia 22 tahun ini pernah membela tim-tim besar seperti Red Bull KTM Tech3 dan Leopard Racing, serta dipastikan bakal kembali memperkuat Red Bull KTM Tech3 untuk musim 2027 mendatang.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu 18 Oktober 2026, Adrian meluapkan rasa harunya atas kepastian hukum tersebut. Ia menegaskan kepercayaannya yang tidak pernah luntur terhadap integritas tim Leopard Racing selama melalui periode sulit.
"Saya tidak pernah meragukan tim ini ataupun orang-orang yang menjadi bagian di dalamnya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memercayai kami di masa-masa yang sangat sulit. Pada akhirnya, keadilan telah ditegakkan," ungkap Adrian, dikutip dari media sosial pribadinya, Senin (19/10/2026).
Dengan dikembalikannya poin dari enam seri awal, posisi Adrian di klasemen sementara Moto3 2026 diprediksi melonjak drastis. Berdasarkan kalkulasi ulang, raihan poinnya melesat hingga mengumpulkan total 147 poin.
Pencapaian poin terbaru tersebut membawa Adrian langsung merangsek ke jajaran lima besar klasemen sementara. Kendati demikian, hingga berita ini diturunkan, laman resmi MotoGP tercatat belum memperbarui tabel klasemen usai putusan FIM tersebut.
Pemulihan poin berharga milik Adrian ini secara otomatis memberikan dampak langsung pada persaingan internal antar-pembalap pengguna mesin Honda. Ia sukses merebut kembali predikat sebagai pembalap Honda terbaik di kelas Moto3 2026.
Status tersebut sebelumnya sempat dipegang oleh rider muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang tampil impresif hingga seri GP Mandalika. Veda saat ini mengoleksi 115 poin di peringkat ketujuh klasemen sementara, namun posisinya sebagai penunggang Honda teratas kini harus bergeser seiring kembalinya poin utuh milik Adrian.
Berikut adalah profil singkat Adrián Fernández yang disajikan secara ringkas dan rapi untuk melengkapi artikel di atas:
Nama Lengkap: Adrian Fernandez Gonzalez
Tempat, Tanggal Lahir: Madrid, Spanyol, 31 Januari 2004
Usia: 22 tahun
Kewarganegaraan: Spanyol
Tinggi / Berat Badan: 168 cm / 60 kg
Kategori Balap: Moto3
Tim Saat Ini (2026): Leopard Racing
Tim Musim Mendatang (2027): Red Bull KTM Tech3
Nomor Motor: 31
Hubungan Keluarga: Adik kandung dari pembalap MotoGP, Raúl Fernández (tidak memiliki hubungan darah dengan Augusto Fernández)
Awal Karier & Prestasi Utama:
2016: Juara Spanyol Kelas 80cc
2017–2018: Berlaga di European Talent Cup
2019–2020: Berlaga di FIM CEV Moto3™ Junior World Championship
2020: Debut Moto3 di GP Portugal (Pembalap Pengganti)
2021–sekarang: Pembalap Reguler Moto3 (Pernah membela Max Racing Team, Red Bull KTM Tech3, dan Leopard Racing)
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.