TOKYO – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengeluhkan tes polymerase chain reaction (PCR) di Jepang yang dilakukan jelang BWF World Championship 2022. Pasalnya, tes ini sudah membuat 2 atlet Indonesia mimisan.
Sebagaimana diketahui, para pebulu tangkis Indonesia sudah tiba di Tokyo, Jepang, sejak Kamis 18 Agustus 2022. Sehari setelah tiba, tim Indonesia yang berjumlah 15 wakil dari semua sektor sudah melakukan latihan pada Jumat 19 Agustus 2022.

Namun demikian, para pebulu tangkis Indonesia mengalami masalah dengan tes PCR di Jepang. Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, mengungkap masalah itu dalam akun Twitter pribadinya, Jumat 19 Agustus 2022.
Roedy -sapaan akrab Bambang Roedyanto- menuliskan bahwa dua wakil Merah Putih berdarah setelah dites PCR. Meski begitu, Roedy tidak menjelaskan secara detail siapa wakil Indonesia yang berdarah karena metode pengecekan virus tersebut.
BACA JUGA: BWF World Championship 2022: Viktor Axelsen Tanpa Didamping Pelatih Utama
“(Tes) PCR di sini (Jepang) sadis, dua pemain kita sampai mimisan,” kata Roedy dalam cuitan di akun pribadinya (@RudyRoedyanto), dikutip pada Sabtu (20/8/2022).
“Keluhan sudah disampaikan, semua mengeluh karena dicoloknya terlalu dalam,” sambungnya.
Belum diketahui bagaimana respons dari pihak yang bertanggung jawab terhadap masalah ini. Sementara itu, beberapa netizen setuju bahwa tes PCR di Jepang memang dicolok lebih dalam dari biasanya.

“Kayaknya emang di Jepang kalo swab nyoloknya dalem dah. Gua sebelum pulang dari sono juga swab dicoloknya dalem bangett sampe kayak ujung hidung sampe nyegrak dan batuk, berbeda dengan (tes PCR) di Indonesia,” kata @gundahsakura dalam kolom komentar.
“Yup bener banget mang, saya juga merasakannya (tes PCR di Jepang) sebelum pulang ke Indonesia,” timpal @AdityaJprtama_.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.