Indonesia Calonkan Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, Jokowi: Bukan Buat Gagah-gagahan

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 04 November 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 43 2303848 indonesia-calonkan-jadi-tuan-rumah-olimpiade-2032-jokowi-bukan-buat-gagah-gagahan-mlDBgd7fQb.jpg Suasana penutupan Asian Games 2018 di Jakarta. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia telah mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 pada tahun 2018 lalu. Indonesia bakal bersaing dengan enam negara lainnya.

“Kita secara resmi telah mencalonkan menjadi tuan rumah Olimpiade di 2032. Dan untuk menjadi tuan rumah di Olimpiade 2032, kita harus bersaing dengan Australia, Jerman, Unifikasi Korea, Qatar, RRT (China) dan India,” katanya saat membuka rapat terbatas, Rabu (4/11/2020).

Presiden Jokowi

(Presiden Indonesia, Joko Widodo)

Jokowi mengingatkan penyelenggaraan Asian Games maupun Asian Para Games di 2018 lalu telah sukses dilaksanakan di Indonesia. Menurutnya hal ini memberikan rasa percaya diri bagi Indonesia dalam pencalonan Olimpiade 2032.

“Ini membuka rasa percaya diri juga membuka mata dunia bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam event internasiobal,” ujarnya.

Jokowi menekankan  untuk menjadi tuan rumah Olimpiade bukan sekadar untuk gagah-gagahan. Menurutnya ini salah satu cara meningkatkan citra Indonesia.

“Ini bukan sesuatu untuk gagah-gagahan tapi salah satu cara meningkatkan citra dan martabat bangsa. Karena itu, pencalonan ini harus kita jadikan sebagai momentum untuk menata diri, untuk memperbaiki berbagai hal yang selama ini masih kurang,” ungkapnya.

“Mulai dari penyiapan infrastruktur keolahragaan kemudian yang berkaitan dengan prestasi atlet, peningkatan visibilitas global sebagai kota penyelengara dan lain sebagainya,” pungkasnya.

BACA JUGA: Olimpiade Tokyo 2020 Jadi Momentum Indonesia Kampanyekan Rencana Jadi Tuan Rumah 2032

Sekadar informasi, Indonesia pernah sukses besar saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Saat itu, Indonesia tak hanya sukses sebagai penyelenggara, namun juga prestasi di arena. Kala itu, Indonesia finis di posisi empat klasemen akhir perolehan medali dengan koleksi 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini