nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersingkir dari Fuzhou China Open 2019, Jonatan Merasa Under Perform

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 09 November 2019 04:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 09 40 2127665 tersingkir-dari-fuzhou-china-open-2019-jonatan-merasa-under-perform-fPL56lI3Hw.jpg Jonatan Christie (Foto: Laman resmi PBSI)

FUZHOU – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus tersingkir dari turnamen Fuzhou China Open 2019. Di babak perempatfinal, Jonatan dikalahkan dua gim langsung oleh wakil Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 16-21, 11-21.

Sejak awal laga, Jonatan sejatinya sudah dibuat kerepotan oleh permainan Antonsen. Bahkan, juara Australia Open 2019 itu sempat dibuat tertinggal jauh 6-14 di gim pertama. Meski Jonatan telah berupaya mengejar poin lawannya tersebut, namun Antonsen berhasil mempertahankan keunggulannya.

Baca juga: Tersingkir dari Fuzhou China Open 2019, Ahsan/Hendra Puji Kualitas sang Lawan

Anders Antonsen

Diakui oleh Jonatan kalau ia tampil tidak maksimal di laga melawan Antonsen tersebut. Menurutnya, yang menjadi faktor utama kekalahannya karena ia salah cara pikir, utamanya ketika dalam situasi buntu. Jonatan pun sadar dirinya harus lebih banyak belajar lagi untuk bisa menjadi pemain top. Karena dalam situasi genting, para pemain top mampu menemukan solusi dan mencari jalan keluar.

“Saya merasa under perform banget, benar-benar tidak sesuasi dengan apa yang saya harapkan. Permainan saya tidak bisa keluar, mungkin salah cara pikir, dari awal bukan saya yang mengejar lawan, tapi saya yang dikejar terus,” beber Jonata, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (9/11/2019).

“Setiap pukulan ragu, satu dua poin tidak berjalan jadi buntu, harusnya saya berpikir lebih keras dan menemukan motivasi dan semangat lebih. Bukannya motivasinya kurang, tapi pada saat stuck, saya harus bisa lebih termotivasi lagi, cari solusi. Ini yang bisa dilakukan pemain-pemain top seperti (Kento) Momota di kondisi seperti ini,” lanjutnya.

 Jonatan Christie saat sedang bertanding

“Intinya penyebab utama kekalahan tadi adalah cara pikir. Kalau cara main sebenarnya saya sudah tahu tapi apa yang sudah dipersiapkan di latihan, tidak bisa jalan sama sekali,” tandas Jonatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini