JAKARTA – Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, mengaku tak gentar tampil di level senior usai meraih gelar juara dunia junior 2017 di tahun terakhirnya. Menurutnya kesempatan untuk bisa bersaing dengan para pemain level atas masih terbuka untuknya.
Namun begitu pemain berusia 18 tahun itu menilai bahwa hal tersebut tidak bisa instan. Ia merasa masih butuh proses untuk bisa mencapai level teratas seperti halnya para pemain top dunia saat ini seperti Tai Tzu Ying, Nozomi Okuhara, P.V Sindhu dan lainnya.
Gregoria pun berjanji bahwa ia akan berlatih keras agar bisa membuktikan diri mampu berbicara usai menjadi juara dunia di level junior. Pasalnya kesempatan itu sangat terbuka baginya, karena para pemain semua kini sudah merata dan tak ada yang mendominasi.
“Untuk itu (persaingan di level senior) saya sepertinya bisa, tapi saya masih butuh waktu juga. Walaupun saya pernah ikut pertandingan senior tapi saya mulai dari awal, merangkak lagi dan itu juga butuh waktu. Mungkin semangat di latihan harus lebih giat lagi,” ungkap Gregoria di Jakarta.
“Kalau bayangan saya di senior, sekarang lebih merata. Tapi menurut saya, dari situ saya juga bisa ambil positifnya, saya juga masih ada peluang untuk menembus mereka,” tambahnya.
Saat ini sendiri Gregoria masih bertengger di posisi 49 dunia pada nomor tunggal putri level senior. Sementara pasca-kemenangannya di Kejuaraan Dunia Junior 2017, membuat pemain kelahiran Wonogiri itu kini menempati posisi dua dunia di level junior.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.