Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meski Terhenti di Semifinal Denmark Open 2017, Tontowi/Liliyana: Kami Ingin Terus Tampil Konsisten

Deden Rochman Saputro , Jurnalis-Minggu, 22 Oktober 2017 |04:29 WIB
Meski Terhenti di Semifinal Denmark Open 2017, Tontowi/Liliyana: Kami Ingin Terus Tampil Konsisten
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: PBSI)
A
A
A

ODENSE – Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terhenti di semifinal Denmark Open Superseries Premier 2017. Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu takluk dari unggulan delapan asal Hong Kong, Tan Chung Man/Tse Ying Suet, melalui dua set langsung 16-21 dan 18-21 di Odense Sports Park, Sabtu 21 Oktober 2017.

Dengan hasil itu, Tontowi/Liliyana belum berhasil meraih gelar Denmark Open. Pada tahun lalu, Owi/Butet gagal di babak kedua saat dikalahkan ganda campuran China, Wang Yilyu/Huang Dongping, dengan skor 18-21, 21-19 dan 17-21.

Baca juga: Tak Lolos ke Final Denmark Open 2017, Tontowi/Liliyana: Lawan Tampil Dominan

Usai pertandingan, Liliyana menuturkan dirinya dan Tontowi tetap bersyukur atas hasil semifinal Denmark Open 2017. Ia menyebut sebenarnya memiliki peluang untuk mengalahkan Tan/Tse dan bahkan pasangan China, Zheng Siwei/Chen Qingchen di final.

“Kami bersyukur dengan hasil semifinal ini. Walaupun sebetulnya melawan wakil Hong Kong ada peluang. Apalagi kalau ke final ketemunya Siwei/ Qingchen di mana pada pertemuan terakhir kami unggul,” ungkap Liliyana.

Ditanya soal statusnya sebagai peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Liliyana mengaku tidak terbebani. Butet menilai cedera yang dialaminya masih berpengaruh pada penampilannya bersama Owi.

Meski demikian, Liliyana mengungkapkan hal tersebut bukan menjadi alasan utama. Ia menyampaikan dirinya dan Tontowi ingin terus tampil konsisten di sejumlah turnamen bulu tangkis profesional dunia.

“Tidak ada pressure buat kami menyandang peraih medali emas olimpiade. Soal cedera saya, memang ada pengaruhnya, jadi tidak bisa 100 persen. Namun ini bukan alasan utama kekalahan kami, tetapi memang dari segi permainan saja. Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan performa kami, minimal semifinal tiap turnamen, jangan sampai kurang dari semifinal,” jelasnya.

Baca juga: Menang Straight Game atas Angga/Ricky, Marcus/Kevin Melangkah ke Final Denmark Open 2017

“Namanya pertandingan, tentu ada yang menang dan ada yang kalah, yang penting kami sudah berusaha yang terbaik. Kan nggak harus kami terus yang juara,” kata pemain berusia 32 tahun itu.

Di tahun ini, Tontowi/Liliyana berhasil menyabet gelar Juara Dunia 2017. Tak hanya itu, Owi/Butet juga tampil sebagai juara Indonesia Open Superseries 2017. Kedua turnamen itu diperoleh usai mengalahkan lawan yang sama, yakni Siwei/Qingchen.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement