ODENSE – Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir, melaju ke perempatfinal Denmark Open Superseries Premier 2017. Di 16 besar, Tontowi/Liliyana mengalahkan pasangan tuan rumah, Anders Skaarup Rasmussen/Line Hojmark Kjaersfeldt, dengan skor 21-16 dan 21-14.
Namun di set kedua laga tersebut, pertandingan harus dihentikan karena lampu di lapangan tiba-tiba padam. Bahkan, pertandingan ditunda sekira 40 menit untuk menunggu lampu di arena kembali menyala.
(Baca juga: Memasuki Perempatfinal, Ini Jadwal Wakil Indonesia di Denmark Open 2017)
Saat itu, pebulu tangkis yang akrab disapa Owi/Butet itu tengah unggul dengan kedudukan 15-9 atas Rasmussen/Kjaersfeldt. Selepas pertandingan, Tontowi/Liliyana mengakui mereka sempat menyayangkan terjadinya insiden tersebut.
Peraih gelar juara dunia 2017 itu berharap kejadian tersebut tak terjadi kembali pertandingan lainnya. Sebab hal tersebut bisa menghilangkan fokus para pebulu tangkis saat bertanding.
“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi. Untungnya tadi posisi kami sedang unggul dan jauh (selisih) angkanya. Jika kami tertinggal dan mau mengejar, hal itu bisa mengganggu. Soal permainan, lawan tidak terlalu berbahaya, tapi kami tidak mau lengah,” ujar Liliyana, dilansir dari laman resmi PBSI, Jumat (20/10/2017).
“Waktu lampunya (kembali) menyala, kami langsung in lagi ke pertandingan. Walaupun ada masalah seperti tadi, kami tidak kehilangan fokus,” tambah Tontowi.
(Baca juga: Setelah Sabet Gelar Juara di Belanda Open 2017, Della/Rizki Makin Pede)
Terlepas dari masalah teknis tersebut, Owi/Butet mampu melaju dengan mudah ke babak delapan besar. Di perempatfinal nanti, Tontowi/Liliyana akan bertemu dengan Zhang Nan/Li Yinhui (China). Saat berhadapan dengan pasangan China itu, Tontowi/Liliyana unggul 1-0 di pertemuan pertama mereka saat turnamen China Open 2016.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.