HOCKENHEIM – Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton sejatinya memulai perlombaan di sirkuit Hockenheim dari peringkat 20 karena mengalami kecelakaan di kualifikasi pada Q1 dan melakukan pergantian gearbox rem. Namun penalti Hamilton pada GP Jerman itu dirasa kurang oleh bos Red Bull, Christian Horner.
Bagi Horner, perubahan yang dilakukan Mercedes kepada mobil W05 Hamilton bukanlah hanya sekedar pergantian rem biasa, melainkan pergantian spesifikasi mobil. Ia pun heran mengapa FIA (Federation Internationale de l’Automobile) mengizinkan Mercedes melakukannya.
“Perubahan Mercedes merupakan pergantian spesifikasi mobil – jika Anda sekedar menggantinya, itu lain hal, namun jika Anda menggantinya untuk sesuatu yang dibuat dari manufaktur lainnya, itu merupakan karakteristik yang berbeda lagi. Sebagaimana yang dideskripsikan pembalap itu sendiri sebagai hal yang berbeda,” keluh Horner seperti dilansir Crashnet, Senin (21/7/2014).
Meski begitu, FIA punya alasan sendiri mengapa Mercedes diperbolehkan mengganti rem Brembo menjadi Rem Karbon. FIA beralasan bahwa pergantian Mercedes itu adalah pergantian material yang sama untuk fungsi, inersi dan bobot rem.
Namun Horner merasa bahwa hal itu bukanlah sesuatu yang harus diprotes secara berlebihan, karena semua sudah terjadi dan mungkin kejadian tersebut bisa menjadi contoh untuk ke depannya.
“Saya pikir hal itu bukanlah sesuatu yang akan kami soroti berlebihan. Semua benar-benar bergantung kepada pengurus, apakah mereka bahagia atas pergantian tersebut – hal itu dapat menjadi contoh untuk dapat lebih maju ke depannya,” tuntas Horner.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.