JAKARTA – Andalan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tak mampu mempertahankan gelar di turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2014 lantaran takluk di tangan pasangan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong.
Di partai final, Ahsan/Hendra yang notabene merupakan ganda putra nomor satu dunia itu harus mengakui kehebatan andalan asal Korea Selatan lewat straight set 18-21 dan 17-21. Kekalahan ini menjadi yang kelima kalinya sang juara dunia tunduk di tangan Yong Dae/Yeon Seung.
Di set pertama Ahsan/Hendra berhasil leading dan meraih angka 11-9. Sayang, juara Indonesia Open tahun lalu itu justru kerap melalukan kesalahan sendiri sehingga harus kehilangan set pertama.
Di set kedua, permainan Ahsan/Hendra justru kian tak menentu. Sementara andalan Negeri Ginseng itu justru terus menekan. Pasangan Indonesia justru harus tertinggal enam angka saat papan skor menunjukkan 1-7.
Ahsan/Hendra terlihat sulit untuk bangkit dan tak lagi mampu mengejar perolehan poin pasangan asal Korsel.
“Di pertandingan tadi kami terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri, ditambah pertahanan kami juga tidak bagus hari ini,” kata Hendra, usai pertandingan, Minggu (22/6/2014).
“Saya pun hari ini tampil kurang bagus, pertahanan saya kurang bagus. Tentu hal ini akan menjadi evaluasi kami kedepannya, saya akan berusaha untuk memperbaiki pertahanan, power dan stamina saya,” tambah Ahsan.
Sementara Yong Dae/Yeon Seung mengaku senang dapat kembali memastikan diri sebagai juara di Istora Senayan, tempat di mana Yong Dae memiliki banyak fans.
“Kami tentu bahagia dengan kemenangan ini, kami berharap akan bisa semakin baik kedepannya, kami juga sedang berupaya untuk menaikan ranking,” ungkap Yong Dae.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.