LONDON - Andy Murray terus menjadi pembicaraan hangat di berbagai media setelah menorehkan pencapaian hebat, menjadi juara Wimbledon 2013, dengan mengalahkan Novak Djokovic di partai final. Publik Britania Raya pun berbangga karena setelah 77 tahun penantian, ada wakil tuan rumah yang mampu menjuarai Wimbledon.
Salah seorang yang berbangga akan pencapaian Murray tersebut adalah Jamie Baker, petenis yang baru pensiun dini, yang merupakan rekan sejak kecil Murray. Pada Senin malam, pria berusia 26 tahun tersebut sengaja menelepon Murray untuk memberi selamat telah mengalahkan Djokovic yang notabene petenis No.1 dunia.
“Saya tak bisa mengulangi apa yang Andy katakan karena beberapa di antaranya terdapat kata-kata yang kasar. Tapi, dia berkata pada saya kalau dia benar-benar lelah dan tak bisa berdiri,” ujar Baker, seperti dilansir Daily Record, Rabu (10/7/2013).
“Saya hanya bisa memiliki perasaan bangga dan senang untuk Andy karena dia merupakan teman lama saya. Dan saya tahu kalau kekalahan dari Roger Federer pada final Wimbledon tahun lalu begitu menyakitinya,” sambung pria yang, sama seperti Murray, berasal dari Glasgow, Skotlandia tersebut.
Baker juga mengatakan kalau dirinya ikut merasakan ketegangan saat menyaksikan final Wimbledon. “Saya benar-benar tegang saat menyaksikan pertandingan (Murray) melawan Djokovic pada Minggu. Semua warga negara ini panik saat dia tiga kali gagal pada championship point, tapi Andy tetap tenang,” tutup mantan petenis yang ranking terbaiknya adalah No.185 dunia.
(Aditya Putra)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.