TOKYO - Toyota memutuskan untuk meninggalkan balapan Formula One (F1). Pesiden perusahaan mobil Jepang Toyota Motor Corporation Akio Toyoda mengaku dirinya sudah mengkhianati segenap penggemar mereka di F1.
Toyoda sendiri menjelaskan keputusan mundur Toyota. Cucu dari penemu pabrikan asal Jepang itu menegaskan bahwa faktir finansial menjadi alasannya. Apalagi, setelah Toyota mengumumkan kerugian terbesar dalam sejarah pada Maret silam.
Dengan demikian, maka Toyota menjadi tim ketiga yang memutuskan untuk meninggalkan F1. Sebelumnya, dua pabrikan Honda dan BMW juga sudah menyatakan hal yang sama.
"Toyota memang sudah mengambil bagian sekira 140 balapan dan terus mengembangkan kemampuan pada setiap balapannya. Saya ingin menghormati kinerja para pekerja di kompetisi melawan tim unggulan di dunia," jelas Toyoda.
"Namun, setelah menjadi presiden pada Juni silam, situasi saya tidak berubah dan saya berharap Anda semua mengerti akan hal ini," lanjut pria asal Jepang itu dalam jumpa pers di Tokyo.
"Sejak krisis ekonomi tahun lalu, kami sudah membahas dengan perusahaan dan tim yang bekerja di F1, mengenai apakah kami melanjutkan di F1 atau tidak. Kami sudah berusaha keras," tambahnya.
"Setelah balapan terakhir di Abu Dhabi, kami mengadakan pertemuan dan memutuskan untuk mundur. Mengkhianati fans memang sulit dan saya lah yang menyatakan keputusan itu," pungkasnya.
(Hendra Mujiraharja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.