Hendri mengatakan komunitas olahraga lempar pisau dan kapak telah aktif menggelar berbagai kejuaraan sejak 2010. Namun, Kejurnas kali ini menjadi momentum penerapan tata kelola kompetisi yang lebih profesional, termasuk penyelenggaraan siaran langsung secara daring.
Siaran langsung tersebut turut dipantau sekitar 50 hingga 100 pelempar profesional dari berbagai negara. PABKI juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai tahap awal penjaringan atlet internasional menjelang Piala Dunia Lempar Pisau yang ditargetkan berlangsung di Indonesia pada akhir 2027.
Hendri menyebut seluruh kelengkapan tata kelola dan persyaratan organisasi telah dipenuhi. Kejurnas kali ini menjadi salah satu momentum penting dalam proses tersebut.
Ke depan, PABKI menargetkan jumlah partisipasi atlet meningkat hingga tiga kali lipat. Target itu diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan kekuatan utama dalam olahraga lempar pisau di tingkat internasional.
(Erha Aprili Ramadhoni)