DUA pemain Golden State Warriors, Jordan Poole dan Draymond Green dikabarkan sudah berdamai setelah sebelumnya terlibat cek cok ketika latihan. Usai insiden itu, keduanya pun disebutkan siap membawa Golden State Warriors juara NBA 2022-2023.
Diketahui sebelumnya, Jordan Poole sempat dihajar oleh Draymond Green saat sesi latihan tim pada 5 Oktober 2022 silam. Hal itu disinyalir terjadi berkaitan dengan proses negosiasi kontrak baru Jordan Poole dengan Golden State Warriors.
Untungnya, pemain 23 tahun itu tak mengalami cedera apapun akibat hantaman tersebut. Sementara Draymond Green, yang sembilan tahun lebih tua darinya, diistirahatkan sejenak dari seluruh aktivitas tim, termasuk absen dalam laga pramusim.
Namun, akhir-akhir ini beredar kabar bahwa kedua belah pihak sudah dimediasi oleh Manajemen Golden State Warriors. Hasil pertemuan itu pun sepertinya berdampak positif.
Pasalnya, Jordan Poole mengisyaratkan bahwa dirinya dan Draymond Green telah berdamai. Bahkan, pemain 193 cm itu menyatakan ambisinya untuk meraih gelar juara NBA lagi bersama Draymond Green untuk Golden State Warriors.
"Dia sudah meminta maaf, dan kami berencana untuk mengatasi masalah ini dengan cara itu, kami akan bermain bola basket," kata Jordan Poole dilansir dari laman resmi NBA, Senin (17/10/2022).
"Setiap orang di ruang ganti dan tim ini tahu apa yang dibutuhkan untuk memenangkan gelar, dan itu yang akan kami lakukan di atas lapangan. Kami di sini untuk memenangi gelar dan menggantung spanduk juara," tambahnya.
(Draymond Green sempat pukul Jordan Poole di sesi latihan tim)
Lebih lanjut, Jordan Poole mengatakan ucapannya yang menyebut bahwa Draymond Green adalah saudaranya memang benar adanya. Perselisihannya dengan sang senior tak mengubah fakta dari perkataannya itu.
“Kami di sini untuk bermain basket, dan rekan tim kami dan staf pelatih dan organisasi, semua orang, tahu apa yang diperlukan untuk menang,” terangnya.
Pada akhirnya, Golden State Warriors resmi memperpanjang kontrak Jordan Poole dengan durasi empat tahun. Kabarnya, nilai kontraknya mencapai USD140 juta (Rp2,16 triliun).
(Hakiki Tertiari )