3 pebulutangkis Indonesia yang dicurangi saat main di Korea Selatan akan dibahas di artikel ini. Seperti yang diketahui Korea Selatan merupakan salah satu negara yang rutin menggelar turnamen bulu tangkis berlevel dunia.
Sayangnya ada beberapa cerita buruk yang menimpa para pebulutangkis Indonesia ketika mentas di Negeri Ginseng tersebut. Salah satu cerita buruk yang dimaksud seperti dicurangi. Lantas siapa saja pebulutangkis Tanah Air yang pernah merasakan momen buruk tersebut?
Berikut 3 Pebulutangkis Indonesia yang Dicurangi saat Main di Korea Selatan:
3. Simon Santoso (Korea Open Grand Prix Gold 2013)
Pada ajang Korea Open Grand Prix Gold 2013, Simon Santoso pernah dicurangi ketika sedang melawan wakil tuan rumah, Lee Dong-keun. Beruntung pada akhirnya Simon tetap bisa bermain tenang dan memenangkan laga dengan dua gim langsung lewat skor 21-19 dan 21-13.
Bagi Simon, kemenangan itu amat berarti karena berhasil menaklukkan tuan rumah meski merasa dicurangi. Menurut pelatih Simon, Marlev Mainaky, sejak awal Simon memang sudah diinformasikan untuk berhati-hati melawan Lee Dong-keun yang beberapa kali diuntungkan wasit.
“Simon hari ini bermain tenang dan percaya. Walau beberapa kali merasa dirugikan oleh wasit dan hakim garis, saya sudah mengingatkan dia kalau protes harus tetap tenang dan tidak berpengaruh ke permainan," kata Marlev.
2. Alfian Eko Prasetyo/Shela Devi Aulia (Asia Junior Championships 2012)
Ganda campuran Indonesia, Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia kecewa dengan beberapa keputusan wasit dan service judge yang memimpin pertandingan di babak ketiga Asian Junior Championship 2012 yang digelar di Korea Selatan. Pasalnya Alfian/Shela merasa beberapa keputusan wasit seolah ‘berat sebelah’ dan menguntungkan lawan yang merupakan pasangan tuan rumah, Park Se Woong/Kim Ji Won.
Pasangan Indonesia yang merupakan unggulan kelima tersebut dikalahkan Park/Kim yang non unggulan, dengan dua gim langsung, 18-21, 19-21. Pertandingan berlangsung alot, di mana keduanya selalu saling mengejar perolehan angka.