TIMIKA – Pasangan ayah dan anak saling bersaing memperebutkan medali dalam cabang olahraga aeromodelling kelas F3J FAI di PON XX Papua 2021. Keduanya tampil mewakili kontingen Jawa Timur.
Persaingan diperlihatkan Benny Nimanhadi dengan melawan anaknya, Erick Limanhadi saat tampil di Venue Aeromodelling SP-5 Timika. Mereka bersaing dengan tujuh atlet lainnya.
Setelah bertanding, sang ayah harus mengakui kehebatan anaknya yang meraih medali emas. Sedangkan Benny berada di posisi kedua dengan mendapatkan medali perak. Semnatra perunggu didapat kontingen DKI Jakarta, Widodo Agung Suseno.
Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Ganda Putri PON XX Papua 2021: JawaTimur Tambah Emas Setelah Kandaskan Jawa Barat
Sebelumnya pada babak kualifikasi kelas FEJ FAI, Erick sebenarnya tak mampu menempati posisi teratas. Dia hanya mengumpulkan total 3.565,0 poin dari 4 ronde yang dipertandingkan.
Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Tunggal Putra PON XX Papua 2021: Jawa Barat Sabet Emas
Sang ayah lebih buruk lagi. Benny berada di tempat keenam dengan total 3.056,6 poin. Sedangkan tempat pertama pada kualifikasi dikuasi Widodo dengan total 3.925,2 poin.
Babak kualifikasi tersebut diikuti 14 peserta. Dari jumlah tersebut, hanya 9 atlet dengan poin tertinggi berhak melaju ke babak final, sedangkan lima lainnya tersingkir.
Kemudian sesuai hasil technical meeting, disepakati final berlangsung dengan 2 ronde. Dari 9 atlet yang mengikuti babak final, Erick berhasil menempati posisi pertama setelah mengumpulkan total 1.691,2 poin dari 2 ronde.
Sementara Benny mengumpulkan total 1.675,9 poin. Posisi ketiga ditempati Widodo dengan 1.634,1 poin.
(Rachmat Fahzry)