BRESCIA – Rumor mengenai kembalinya Jorge Lorenzo ke paddock MotoGP sebagai pembalap tes untuk Yamaha ditanggapi negatif oleh Giacomo Agostini. Menurutnya, Por Fuera tidak akan cocok dengan peran sebagai pembalap tes, apalagi mengambil cuti sabatikal selama setahun untuk kembali pada 2021.
Sebagaimana diketahui, Jorge Lorenzo memutuskan pensiun sebagai pembalap motor profesional pada penghujung musim MotoGP 2019. Cedera menjadi alasan utama pembalap berusia 32 tahun itu untuk berpisah dengan dunia yang sudah membesarkan namanya.
Baca juga: Agostini Tak Yakin Lorenzo Bakal Cocok Jadi Pembalap Tes Yamaha
Akan tetapi, pada awal Desember 2019, Jorge Lorenzo sempat memberi sinyal akan kembali ke paddock MotoGP dengan peran yang berbeda. Sinyal tersebut ditangkap oleh banyak pihak sebagai isyarat menjadi pembalap tes seperti halnya Dani Pedrosa bersama KTM.
Sayangnya, kemungkinan itu ditanggap negatif oleh Giacomo Agostini. Pemilik 15 gelar juara dunia balap motor itu menilai, Lorenzo kurang cocok sebagai pembalap tes. Pria asal Italia itu juga tidak yakin juniornya mampu tampil kompetitif jika memutuskan kembali sebagai full time rider.
“Jika Anda kehilangan setahun saja di dunia MotoGP, sangat sulit untuk kembali. MotoGP selalu berevolusi secara konstan dan Anda harus tetap mampu mengikutinya,” terang Giacomo Agostini, sebagaimana dikabarkan Speedweek, Senin (30/12/2019).
Pria kelahiran Brescia itu mengaku bersimpati dengan situasi yang dialami Jorge Lorenzo saat ini. Agostini menyayangkan mental sang juara dunia tiga kali di kelas MotoGP itu tidak kunjung membaik setelah mengalami kecelakaan hebat di Belanda yang nyaris membuatnya lumpuh.
(Fetra Hariandja)