Fajar Sidiq Ingin Masuk Pelatnas 2011

Fetra Hariandja, Jurnalis
Jum'at 28 Mei 2010 17:01 WIB
Foto: Istimewa
Share :

BANDUNG -  Hari ini adalah libur nasional, di mana para penganut agama Budha, merayakan Hari Raya Waisak 2554, Bandung pun yang dikenal sebagai salah satu kota tujuan rekreasi dan wisata kuliner mulai dipadati para pelancong yang memanfaatkan hari libur ini. Tetapi, di GOR KONI di Jl. Jakarta, hari ini bukanlah hari libur, tetapi hari keempat penyelenggaraan Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Regional II di Bandung.

Mendekati babak-babak akhir, GOR KONI semakin dipadati para penikmat bulutangkis. Dan semakin ketatnya persaingan membuat para penonton ikut hanyut dalam pertandingan-pertandingan yang digelar di lima lapangan ini.

Gemuruh penonton menyoraki pertandingan di lapangan satu, saat pemain tuan rumah asal PB SGS Elektrik, Fajar Sidiq melakoni babak 16 besar tunggal taruna putra. Fajar yang kini berada di tahun keduanya di kelompok umur taruna, melakoni pertandingan yang harus ia selesaikan dalam tiga game. Ia menantang runner up Djarum Sirnas Regional I Jakarta, Thomi Azizan Mahbub asal PB Djarum.

Fajar yang lahir di Bandung pada 14 Januari 1993 silam ini berhasil membalas kekalahannya atas Thomi di Djarum Sirnas Bandung tahun lalu. Bertanding dirumah sendiri, Fajar tak mau menyia-nyiakan dukungan publik GOR KONI.

Meski sempat terseok di game pertama dengan tertinggal cukup jauh 10-21. Di game kedua pun, para pecinta bulutangkis sempat dibuat sangat tegang, saat ia malah tertinggal 8-11 di game kedua, tetapi kemudian ia berhasil mengejar ketertinggalannya dengan menyamakan angka di angka 15-15, jajaka Bandung ini membungkus 21-18 di game kedua.

Memasuki game ketiga, sorakan penonton membuatnya semakin bersemangat, kendati staminanya sudah terkuras habis, ia unggul jauh 15-8, sempat ia kehilangan irama dan kehilangan empat angka berturut-turut 18-14. Tetapi ia hanya memberi Thomi satu angka lagi sebelum menutup game ketiga dengan 21-15.

“Ini balasan kekalahan saya tahun lalu,” ungkapnya, Jumat (28/5/2010).

Fajar juga menjelaskan kekalahan di game pertama karena ia masih beradaptasi dengan lapangan, dan memang sudah tertinggal terlalu jauh. Sulit baginya untuk mengejar ketertinggalannya di game pertama, apalagi dengan selisih lebih dari tujuh poin,

“Mending ngotot di dua game berikutnya,” lanjutnya.

Fajar mengawali karier di dunia bulutangkis setelah ia selalu di ajak sang ayah Hendriyana untuk bermain bulutangkis. Ia pun mengaku bahwa di masa kecilnya, ia lebih sering bermain bola sebelum mengenal bulutangkis, tetapi setelah dikenalkan dengan bulutangkis ia malah mencintai olah raga ini.

“Dulu memang rumah deket lapangan bulutangkis, asalnya ga suka, tapi karena terus diajak akhirnya saya lebih milih bulutangkis,” kenangnya.

Perjalanan karier Fajar tidak seperti membalikkan telapak tangan. Ia sempat berganti klub sebelum akhirnya berlabuh di PB SGS Elektrik. Di awal kariernya ia bergabung bersama PB Kotab, setelah tiga tahun menempa kemampuannya di bulutangkis bersama klub pertamanya itu, akhirnya Fajar memutuskan untuk bergabung bersama PB SGS Elektrik di awal tahun 2009.

“Setiap pemain pasti ingin menang, dan saya pun tentu saja ingin menang, apalagi tahun ini saya sudah menjadi juara di Djarum Arena Cirebon,” papar atlet yang juga menggemari olah raga billiard ini.

Fajar pun mendapat dukungan penuh dari sang ibu, Widaningsih. Dukungan keluarga selalu menjadi motivasi tersendiri baginya, terlebih lagi kejuaraan berhadiah total Rp 190.000.000 ini digelar di kota asalnya. “Ingin membuat kedua orang tua saya bangga,” ungkap atlet asuhan Iie Sumirat ini.

Sebagai seorang pebulutangkis, tentu saja pasti ingin bercita-cita bisa masuk ke kawah candradimuka pelatihan nasional (Pelatnas) di Cipayung, Fajar pun tak segan-segan untuk menggantungkan cita-citanya dengan berlatih keras dan melawan rasa jenuhnya kegiatan latihan setiap hari. Ia dengan pasti menyebut 2011 sebagai tahun baginya untuk bisa bergabung bersama Pelatnas.

“Tahun depan saya ingin masuk Pelatnas,” pungkas jajaka yang memiliki tinggi badan 173 cm ini.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya